Skip to content

Mengapa kami memodelkan terjemahan sebagai baris, bukan JSON

Diterbitkan 17 Mei 2026baca 4 menitDitulis oleh Rani Prameswari
Database schema sketch comparing JSON blobs with translation tables

Menyimpan terjemahan dalam kolom JSON tampak pragmatis. Satu kolom, tanpa join, tanpa migrasi saat menambah locale. Tagihannya datang belakangan.

Yang rusak

Pelaporan cakupan terjemahan menjadi pemindaian tabel penuh dengan ekspresi JSON path. Keunikan slug per locale tidak dapat ditegakkan basis data. Indeks parsial untuk konten terpublikasi per locale tidak tersedia.

Yang kami lakukan

Setiap entitas yang dapat diterjemahkan memiliki tabel pendamping dengan kunci (entity_id, locale) dan batasan unik kedua pada (locale, slug). Menambah bahasa Jepang cukup satu insert ke tabel languages.

Tag:PostgreSQLArchitecture
Bagikan:

Artikel terkait